Posted by: hasmora | April 6, 2010

Layu

pohon bahasaku berdiri
dulu tinggi tegap gagah
rendang daun lebat buah
kini jadi layu terik mentari
akhirnya pohon bahasa rebah
menyembah bumi ditulah tanah

bangsaku suka pohon bahasa lain
subur berbunga di tanah air sendiri
rela pohon bahasa sendiri, mati dimakan sepi.

Kota Belud, Sabah


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.